Tampilkan postingan dengan label Hosting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hosting. Tampilkan semua postingan

Hallo, 

When Your finish with your laravel project and then you will upload laravel project in server, especially to Share hosting, you must setting .htaccess file. because this file very important for your laravel project by default laravel not setting for https redirect.


What is HTTPS?

Hypertext transfer protocol secure (HTTPS) is the secure version of HTTP, which is the primary protocol used to send data between a web browser and a website. HTTPS is encrypted in order to increase security of data transfer. This is particularly important when users transmit sensitive data, such as by logging into a bank account, email service, or health insurance provider.

Any website, especially those that require login credentials, should use HTTPS. In modern web browsers such as Chrome, websites that do not use HTTPS are marked differently than those that are. Look for a padlock in the URL bar to signify the webpage is secure. Web browsers take HTTPS seriously; Google Chrome and other browsers flag all non-HTTPS websites as not secure.

Why is HTTPS important? What happens if a website doesn’t have HTTPS?


HTTPS prevents websites from having their information broadcast in a way that’s easily viewed by anyone snooping on the network. When information is sent over regular HTTP, the information is broken into packets of data that can be easily “sniffed” using free software. This makes communication over the an unsecure medium, such as public Wi-Fi, highly vulnerable to interception. In fact, all communications that occur over HTTP occur in plain text, making them highly accessible to anyone with the correct tools, and vulnerable to on-path attacks.


Catatan pribadi, silahkan gunakan dan semoga bermanfaat.

Instalasi Laravel versi 7


Command Membuat Model Controller dan Migrasi sekaligus

php artisan make:model Todo -mrc


php artisan migrate


ERROR : 

(errno: 150 "Foreign key constraint is incorrectly formed")")


Penyebabnya karena diversi terbaru laravel menggunakan bigInteger

jadi penulisannya harus 


table post

$table->increments('id');
            $table->unsignedBigInteger('user_id');
            
            $table->unsignedBigInteger('kategori_id');

tabel kategori

 Schema::create('kategoris', function (Blueprint $table) {
            $table->bigIncrements('id');

Harus sama, menggunakan BigInteger dan bigIncrements nya.


Atau penyebab kedua adalah karena urutan data migration nya, 

jika yang di migration pertama adalah artikel, sedangkan kategori kedua, maka akan error. karena mysql tidak akan menemukan table kategori yang diminta dalam relasi tabel. 


maka harus kategorinya terlebih dahulu, baru setelah itu artikelnya.
kembali keawal, proses pembuatan model migration database, controller dan resource haruslah di urutan pertama kategorinya, setelah itu baru artikelnya.

php artisan make:model Kategori -mcr

php artisan make:model Artikel -mcr





Error bX- ditemukan saat mencoba mengganti domain blogspot menjadi domain custom yang sudah dibeli, sayangnya dikarenakan domain yang saya beli bukan langsung dari blogger melainkan saya beli sendiri dari Provider Hosting, tiap kali saya setting masih saja muncul error tersebut.

Analisa yang saya lakukan mengarah bukan karena domain nya yang error, hanya saja seperti nya blogger menolak domain-domain yang tidak beli melalui mereka.

Karena untuk settting domain seperti ini sudah serring sekali saya lakukan, dan hanya beberapa minggu terakhir saja yang error.

Cara mengatasi Error bX- Saat custom domain blogger.
1. Verifikasi domain anda menggunakan Webmaster Tool milik google
2. Buka Google Webmaster Tools lalu Add Property.
3. Masukan nama domain
4. Pilih metode verifikasi domain provider - TXT
5. Add TXT pada Domain manager

Kebetulan saya membeli domain dari Masterweb.com yang dimana menyediakan layanan SPANEL PARKING, jadi saya bisa langsung edit TXT DNS Domain





6. Tunggu sekitar 5 menit, tergantung dari DNS Domain masing-masing provider.
7. Kembali ke Setting Blogger, lalu Add kembali Custom domain anda.
8. Berhasil, domain sudah bisa mengarah ke blogger anda.
9. Jangan lupa arahkan dari non www ke www

Sekian, semoga bermanfaat.
Jika ada pertanyaan bisa langsung komentar pada kolom dibawah ini, atau boleh lah sapa via media sosial lainnya.

Hai Semua,
Tulisan ini membahas tentang melakukan backup harian secara manual di Server Cpanel.
Kita tahu bahwa Server Cpanel melakukan Backup dengan 3 Periode :

Daily=harian
Weekly=Mingguan
Monthly=Bulanan

Sehingga ada 3 backup yang tersedia dan dapat kita download langsung dari cpanel.
Dalam Kasus ini, Kita menginginkan agar setiap hari melakukan backup, sehingga perharinya ada backup dan secara automatis berpindah ke folder harian, mingguan atau bulanan.

Backup data dilakukan menggunakan Rsync
Sedangkan backup Database menggunakan Mysqldump

Script Bash
https://github.com/uiaciel/kode-kode/blob/master/backup-manual.sh
Nama File backup-manual.sh

Step 1 Proses Backup
Proses backup menjalankan rsync dan mysqldump, silahkan sesuaikan User Cpanel dan Database User, Database Password dan Database Name.

Backup Tersimpan di Folder dengan nama Folder dan File menggunakan Tanggal
/home/backup/incoming

Setelah tersimpan di Folder sementara (incoming), lanjut ke Step 2

Step 2 Pengecekan
Proses selanjutnya adalah pengecekan, Pada step ini akan dicek Nama Folder sesuai dengan Tanggal
Jika bulanan, maka akan dipindahkan ke Folder bulanan, Jika mingguan atau harian juga sama.

Step 3 Pemindahan dan Penghapusan data lama
Proses terakhir adalah memindahkan File / Folder backup ke Folder masing-masing.
Lalu ada Proses penghapusan Folder-folder yang sudah lama.

Note : Sebaiknya jalankan Script melalui Crontab Server untuk lebih mudah.

Silahkan dicoba script backup ini.
Karena proses backup nya banyak, maka membutuhkan space yang lebih besar.
Silahkan berikan masukan atau tanggapan tentang proses ini, kalian juga dapat berkontribusi melalui github repository untuk perbaikan script ini.

Tutorial ini digunakan untuk Generate CSR dan Key SSL
Generate CSR dan Key dibutuhkan saat prosees installasi SSL pada Server.

Untuk Generatenya cukup mudah menggunakan Openssl di Linux Ubuntu.

openssl genrsa -out www.EXAMPLE.com.key 2048 ; openssl req -new -sha256 -key www.EXAMPLE.com.key -out www.EXAMPLE.com.csr

Agar lebih mudah
maka kita buat menjadi Script Bash yang akan menginput Domain

Buat File ssl.sh
Lalu edit dan tambahkan isi file seperti dibawah ini

Setelah itu ubah permission file ssl.sh
jalankan perintah

chmod +x ssl.sh

Ok ssl.sh siap digunakan, untuk mengeksekusinya cukup jalankan perintah

bash ssl.sh www.namadomain.com

Selesai.


Persiapan : 
Server Centos yang telah di install

Domain : statusfan.com
Hostname : mail
IP Address : 103.253.107.137

Konfigurasi Sebelum Install
Login ke Server via ssh dan setting terlebih dahulu

1. Setting Network
[root@mail ~]# nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE=eth0
ONBOOT=yes
NM_CONTROLLED=no
BOOTPROTO=none
IPADDR=103.253.107.137
NETMASK=255.255.255.0
GATEWAY=103.253.107.1
DNS1=8.8.8.8
DNS2=8.8.4.4
USERCTL=no
ARPCHECK=no

Lalu Restart Network Service
[root@mail ~]# service network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]

[root@mail ~]# chkconfig network on

2. Disable SELinux dan Firewall (jika ada)
[root@mail ~]# nano /etc/sysconfig/selinux
Ganti baris SELINUX=enforcing menjadi SELINUX=disabled

[root@mail ~]# setenforce 0
[root@mail ~]# service iptables stop
[root@mail ~]# service ip6tables stop
[root@mail ~]# chkconfig iptables off
[root@mail ~]# chkconfig ip6tables off

3. Konfigurasi /etc/hosts, /etc/resolv.conf dan hostname
 nano /etc/hosts
127.0.0.1 localhost localhost.localdomain localhost4 localhost4.localdomain4
::1 localhost localhost.localdomain localhost6 localhost6.localdomain6
103.253.107.137 mail.statusfan.com mail

[root@mail ~]# nano /etc/resolv.conf
search statusfan.com
nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4

[root@mail ~]# nano /etc/sysconfig/network
NETWORKING=yes
HOSTNAME=mail.statusfan.com

4. Disable Service Sendmail atau Postfix
[root@mail ~]# service sendmail stop
[root@mail ~]# service postfix stop
[root@mail ~]# chkconfig sendmail off
[root@mail ~]# chkconfig postfix off

5. Update Repository Centos 
[root@mail ~]# yum update -y

6. Install Dependensi yang dibutuhkan oleh Zimbra server
[root@mail ~]# yum -y install system-config-network-tui libtool-ltdl system-config-firewall-tui nc sudo sysstat ntp libaio perl bind bind-utils

7. Konfigurasi DNS Server

[root@mail ~]# nano /etc/named.conf

Cari baris:
listen-on port 53 { 127.0.0.1; };
Ganti menjadi:
listen-on port 53 { 127.0.0.1; any; };

Cari baris:
allow-query { localhost; };

Ganti menjadi:
allow-query { localhost; any; };

Buat zone baru dan tempatkan dibagian paling bawah file /etc/named.conf:

zone “statusfan.com” IN {
type master;
file “/var/named/statusfan.com”;
allow-update { none; };
};

Simpan perubahan.

[root@mail ~]# cd /var/named/
[root@mail named]# nano statusfan.com
[root@mail named]# touch /var/named/statusfan.com
[root@mail named]# chgrp named /var/named/statusfan.com
[root@mail named]# nano /var/named/statusfan.com

Isi dengan kongurasi sebagai berikut:

$TTL 1D
@ IN SOA ns1.statusfan.com. (
2015111010 ; serial
1D ; refresh
1H ; retry
1W ; expire
3H ) ; minimum
@ IN NS ns1.statusfan.com.
@ IN MX 0 mail.e-padi.com.
ns1 IN A 103.253.107.137
mail IN A 103.253.107.137
statusfan.com IN A 103.253.107.137

10. Restart service named / bind dan check konfigurasi DNS Server
disesuaikan

[root@mail named]# service named restart
Stopping named: . [ OK ]
Starting named: [ OK ]

8. Pastikan sudah mail sudah mengarah dengan benar ke server
[root@mail named]# nslookup mail.statusfan.com

9. Terakhir Download Zimbra dan Install Zimbra : 

[root@mail named]# cd /opt/
[root@mail opt]# wget https://files.zimbra.com/downloads/8.6.0_GA/zcs-8.6.0_GA_1153.RHEL6_64.20141215151155.tgz
[root@mail opt]# tar -zxvf zcs-8.6.0_GA_1153.RHEL6_64.20141215151155.tgz
[root@mail opt]# cd zcs-8.6.0_GA_1153.RHEL6_64.20141215151155

masuk ke folder & install
[root@mail zcs-8.6.0_GA_1153.RHEL6_64.20141215151155]# sh install.sh

Bisa cek ke Situs ZImbra nya, untuk zimbra terbaru dan link downloadnya

Select the packages to install

Install zimbra-ldap [Y] Y
Install zimbra-logger [Y] Y
Install zimbra-mta [Y] Y
Install zimbra-dnscache [Y] N (jangan di pilih karena untuk DNS Server akan menggunakan Bind)
Install zimbra-snmp [Y] Y
Install zimbra-store [Y] Y
Install zimbra-apache [Y] Y
Install zimbra-spell [Y] Y
Install zimbra-memcached [Y] Y
Install zimbra-proxy [Y] Y
Checking required space for zimbra-core
Checking space for zimbra-store

Change domain name? [Yes] Yes
Create domain: [mail.statusfan.com] statusfan.com

Setelah selesai
Set Password Admin

10. Login ke Zimbra Mail Server
Login Admin Zimbra : 
https://mail.statusfan.com:2083/zimbraAdmin/
user : admin
pass : yang sudah disetting

Login Client : 
https://103.253.107.137/

Login ke ZImbra via SSH Server
[root@mail ~]# su - zimbra
[zimbra@mail ~]$ zmcontrol start


Sekian, semoga bermanfaat,
Sumber Refrensi dari Googling dan Pengalaman Install sendiri.
Untuk Tutorial Managed Server zimbra akan segera di publish, budayakan komentar :)




Hai semua, 
Dalam kesempatan ini, kita akan membahas tentang pengiriman Email pada CMS Wordpress. Jika kita sudah membuat website dengan menggunakan cms Wordpress, secara default sudah ada fitur pengiriman email, misalnya pada fitur Reset Password Admin atau Form Kontak. namun ternyata saat kita gunakan fitur tersebut, email terkadang tidak diterima pada tujuan atau biasanya menggunakan email wordpress@namadomain.com

Wordpress menggunakan SendMail untuk pengiriman email secara default, jadi bukan menggunakan SMTP. Apa itu SendMail ? SendMail adalah fitur pengiriman email menggunakan script tanpa mengharuskan adanya User Email. Sehingga Sangat rentan bahwa Email akan dicurigai sebagai Email SPAM sehingga bisa menimbulkan error atau gagal diterima pada email tujuan.

Maka dari itu, Pengiriman Email dianjurkan menggunakan SMTP sehingga email lebih secure dan dapat terautentikasi pada email penerima.

Semoga ga bikin binggung dari penjelasan diatas, hehee..
Jadi Intinya untuk pengiriman email, Wordpress menggunakan SendMail sehingga tanpa adanya alamat Email pada Website email akan tetap terkirim dengan alamat wordpress@namadomain.com.

Untuk merubah Fungsi Email dari SendMail menjadi SMTP, maka bisa menggunakan Plugin. Ada banyak plugin SMTP pada wordpress yang bisa kita install. tapi saya menyarankan untuk menggunakan plugin

WP Mail SMTP
Install Plugin WP Mail SMTP pada Wordpress,
Setelah itu aktifkan Plugin.


Setting WP Mail SMTP

Pertama, pastikan sudah membuat Akun Email di Control Panel Hosting
Kedua, Login ke Dashboard Wordpress
Ketiga, Akses ke Menu Setting - Email
Sumber : https://www.siteground.com/

Kempat, Setting Email SMTP
Sumber : https://www.siteground.com/
Yang perlu diperhatikan saat mensetting SMTP

From Email : Alamat Email Website
From Name : Nama Pengirim Email (akan mulcul di penerima email)
Mailer : Pilih SMTP
SMTP Host : mail.namadomain (disesuaikan dengan setting Email Hosting)
SMTP Port : 25 atau 587 (disesuaikan dengan setting Email Hosting)
Encyption : Pilih None aja, jika error silahkan di coba yang TLS
Authentication : Pilih Yes

Username : Isi Lengkap alamat Email
password : Isi dengan password Email

Setelah setting dilakukan, maka tinggal di test saja apakah SMTP sudah berfungsi dengan baik atau belum. Beberapa Plugin Kontak yang bisa anda coba adalah ContactForm7.

Cek Email, Pastikan email berasal dari Akun email yang disetting pada wordpress.
Semoga Bermanfaat.

Silahkan diskusi melalui kolom Komentar.


Hai Semua,
Tulisan ini membahan permasalahan FTP pada server Spanel.

Server yag digunakan disini adalah Server VPS yang menggunakan SPANEL.
Spanel adalah sebuah kontrol panel berbasis debian yang dikembangkan oleh PT. Masterweb Network. 

Kasus : Akses FTP terjadi Error.

Analisa Kasus :
1. Apakah Setting FTP sudah sesuai di Filezilla, Hostname, username, password.
2. Cek Error yang tampil.

Dalam kasus ini, Setting FTP di Filezilla sudah benar semua, namun masih error.
Hal yang harus dilakukan pertama adalah mengecek apakah service FTP pada server berjalan normal.

Buka Terminal, Saya menggunakan Linux. sehingga cukup mengetik perintah
telnet IPSERVER 21

Misalnya :
robo@robo-linux:~$ telnet 103.229.72.254 21
Trying 103.229.72.254...
telnet: Unable to connect to remote host: Connection refused

Dari hasil telnet tersebut bahwa dinyatakan Koneksi gagal, sehingga sudah bisa dipastikan bahwa FTP pada server tidak berjalan semestinya.

Maka Sosulisnya adalah merestart service FTP pada Server SPanel.
1. Login ke Server anda melalui SSH
2. Setelah login, jadi root terlebih dahulu dengan mengetikan perintah :
sudo bash

Lalu akan diminta password, maka ketikan password support anda.
3. Setelah berhasil login ke Server sebagai root, maka jalankan perintah restart service FTP
sudo /etc/init.d/proftpd restart

4. Setelah di restart, Silahkan test FTP lagi via telnet

robo@robo-linux:~$ telnet 103.229.72.254 21
Trying 103.229.72.254...
Connected to 103.229.72.254.
Escape character is '^]'.
220 ::ffff:103.229.72.142 FTP server ready

Problem solve.
Jika ada yang kurang mengerti, silahkan bertanya melalui kolom komentar.

Sumber Refrensi : 
http://kb.masterweb.com/beta/index.cgi/read/Panduan_pengguna_VPS#Panduan_menggunakan_CLI_di_server_sPanel_versi_1.3_15pre


Halo Pembaca,

Dengan Judul "Website kena Hack? Restore bukan pilihan yang tepat! " saya mau berbagi pengalaman, Sering kali mungkin buat temen-teman yang baru membuat website atau baru memulai bisnis nya di Internet dengan menggunakan website tidak mengerti bagaimana mengelolah website apa lagi melakukan maintenance website.



Untuk Kasus Website yang terhack, restore data website bukanlah salah satu pilihan yang tepat apalagi backup yang digunakan untuk restore adalah backup yang ada di Hosting. Kenapa gitu ?

Ada beberapa alasan kenapa Restore bukan pilihan tepat!

1. Data backup juga sudah terhack.
Ini terjadi jika Website nya sudah terhack sangat lama dan pemilik situs baru sadar bahwa websitenya terhack. Data Backup yang ada di Server biasanya hanya ada data backup harian, mingguan dan bulanan. kalo terhack nya udah lewat dari 1bulan, bisa dipastikan data backup sudah terhack.

2. Tidak menyelesaikan Masalah
Bayangin misanya kalo kita Restore ke backup yang sudah terhack, Website mungkin kembali normal tapi bug atau sumber cela keamanannya masih ada, sehingga sangat memungkinkan terhack kembali.

Lalu apa yang harus dilakukan ? tentunya pengecekan.
Gawatnya jika tidak mempunyai orang yang mengerti website, akan sangat kebinggungan.

Pokoknya cek dulu aja, ngerti atau nggak yang penting usaha dulu (proses belajar) hehe ...
Ok, Pertama Cek dulu file Index.html, index.php dari script website kita, karena ketika pertama kali website di Akses akan membuka file tersebut. Jika ada script yg aneh bin tidak wajar, langsung hapus script itu.

Kedua, terlusuri setiap folder dari script anda, cek apa ada nama file yang begitu mencurigakan dan aneh dengan kombinasi angka, misalnya helo78.php lalu cek juga pada setiap Folder CSS atau Folder JS pastikan di folder tersebut tidak ada file dengan akhiran .php atau lain nya selain .css dan .js

Ketiga, Ini cara yang sedikit ribet tapi lumayan ampun yaitu dengan membuka satu persatu script dari website, karena hacker biasanya menginject script (javascript biasanya) kedalam script website.

contoh script yang ada di beberapa file website :
<?php if(!isset($GLOBALS["\x61\156\x75\156\x61"])) { $ua=strtolower($_SERVER["\x48\124\x54\120\x5f\125\x53\105\x52....

Terakhir, buka phpmyadmin lalu cek setiap table apakah ada script yang mencurigakan atau script-script aneh.

Beberapa Tips agar memulihkan website dari serangan Hack!

1. Lakukan backup rutin misalnya 1 minggu sekali, atau 2 minggu sekali
Cara nya download ada File Website beserta Database website nya.
2. Jika menggunakan Wordpress, Selalu Upgrade ke versi terbaru mau itu Core, Themes ataupun Plugins.
3. Ganti Password dengan kombinasi angka dan tanda baca, jangan gunakan user kebanyakan, misalnya Admin, Administrator, User dsb.
4. Selalu Googling setiap ketemu error atau masalah di Website, banyak-banyak baca :)

Semoga membantu,
Sekian

Jika ada pertanyaan silahkan gunakan kolom komentar. 
Mari Diskusi ...
Halo,
Update CPANEL atau WHM saat ini sudah termasuk dengan Themes baru yang mendukung Responsive Layout, sehingga akses Cpanel dari Smartphone akan sangat lebih responsive dan tampilannya akan menyesuaikan.

Nah, saat cek di File Manager, terkadang File hidden tidak tampil, seperti .htaccess.
Karena memang tersetting default nya tidak aktif.

Cara mengaktifkannya atau menampilkan hidden file di Cpanel terbaru sangat mudah.
Akses Ke File Manager
Setelah itu Klik Tombol Setting di Pojok Kanan Atas.
Setelah itu langsung ceklist deh.



Sekian, semoga membantu dan bermanfaat
Terima kasih

Salam
UiaCiel
Error pada SPANEL Saat login ke Webmail


error:
Login MDB2 Error: unknown error (-1): _doQuery: [Error message: Could not execute statement] [Last executed query: INSERT INTO session (sess_id, vars, ip, created, changed) VALUES (&amp;#039;ff2beb96c2847bb1c

Prefrence File, /s/ domain /cgidata/webmail/ email@domain.pref.tmp, could not be written. Contact your system administrator to resolve this issue.

Untuk error ini dikarenakan Kuota Hosting Spanel sudah Full sehingga untuk login ke Webmail baik squiremail ataupun roundcube akan muncul error.


Solusinya Lakukan pengecekan pada data-data yang besar di File Hosting Spanel.
Request ke Teknikal Support untuk naikan kuota sementara.

atau solusi lain lakukan upgrade paket hosting, biar space hosting mencukupi untuk data website maupun email.


Silahkan komentar jika ada yang ingin ditanyakan.

Biar saya tidak lupa,
Maka saya tulis dalam blog pribadi saya ini,

Saya menggunakan Linux - Chromixium
dengan bassis Ubuntu.

Langsung saja, sebelumnya saya sudah berhasil menginstall Apache2 dan Mysql

Setelah itu saya membutuhkan phpmyadmin, biar lebih mudah upload database website.

Berikut langkah-langkah installasinya :
Semua Perintah ini saya jalankan di terminal linux

sudo apt-get install phpmyadmin

nanti jika sudah selesai akan ada konfigurasi seperti ini :
Pilih apache2 (karena saya menggunakan apache2)



pilih <Yes>
selanjutnya akan ditanya password dari Mysql

Setelah instalasi selesai kita bisa akses ke http://localhost/phpmyadmin

Akses Phpmyadmin muncul Erorr NOT FOUND

Jalankan perintah ini
sudo ln -s /usr/share/phpmyadmin/ /var/www/laravel/

Keterangan : /var/www/laravel/ adalah document root dari local server saya. silahkan disesuaikan.

setelah itu lanjutkan dengan menambahkan konfigurasi phpmyadmin kedalam apache2 
jalankan perintah 

sudo nano /etc/apache2/apache2.conf

tambahkan dibaris akhir :
Include /etc/phpmyadmin/apache.conf

setelah itu restart apache2

service apache2 restart 




Selesaii....

Hallo..
Pengguna wordpress? berikut informasi yang mudah-mudahan berguna untuk kalian semua.

Saat kita membuat website Wordpress di Localhost (xampp, wampp dsb) maka path atau link yang akan terinput pada wordpress adalah http://localhost/

nanti akan menjadi begini : http://localhost/website/wp-content/uploads/2015/02/Image_Logo.png

maka ketika wordpress sudah kita upload ke Hosting/Server, maka secara automatis gambar tidak akan tampil, karena path/link nya salah.

seharusnya menjadi http://uiaciel.info/wp-content/uploads/2015/02/Image_Logo.png
maka harus kita rubah disetiap path yang salah.

namun bagaimana jika banyak link yang salah, ada puluhan? bahkan ratusan?
pasti memakan waktu yang cukup banyak, dan cape juga ..

======================
Cara yang mudah dengan menggunakan SQL pada Phpmyadmin Hosting/Server.
Masuk ke Phpmyadmin anda.

Pilih database anda, lalu di Kolom SQL anda ketikan perintah :

UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE (post_content, 'src="http://localhost/website', 'src="http://uiaciel.info');

dan juga jalankan perintah 

UPDATE wp_posts SET  guid = REPLACE (guid, 'http://localhost/website', 'http://uiaciel.info') WHERE post_type = 'attachment';

setelah selesai
coba reload lagi website anda


Sudah punya website, namun pengiriman email dari website ke email lain (yahoo/gmail/dll) di anggap spam, biasanya tidak masuk ke INBOX ataupun langsung masuk ke Folder SPAM/JUNK.

Umumnya email yang dianggap SPAM dikarenakan beberapa alasan.
1. Email Pengirim tidak Jelas
2. Konten Email berisi SPAM
3. IP Server Sudah sering Terblok (Biasanya Sharehosting)
4. Pengiriman email dalam jumlah yg besar

dari wikipedia menyebutkan :
Spam adalah penggunaan perangkat elektronik untuk mengirimkan pesan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Orang yang melakukan spam disebut spammer. Tindakan spam dikenal dengan nama spamming
Pada intinya email yg tidak dikehendaki oleh penerima merupakan email spam.

Bagaimana caranya agar tidak masuk ke Inbox Spam / Junk.
Cara paling mudah adalah penerima email dapat menandai email yg kita kirim sebagai email "Bukan Spam" atau "Mark Not Spam". Maka email selanjutnya yg masuk akan muncul di Inbox kita.

namun tidak mungkin jika penerima email kita banyak, misalnya email pelanggan.
untuk itu harus setting di CPANEL hosting dengan menggunakan Fitur Email Authentication

Login ke Cpanel 


Klik Email Authentication
Lalu Setting DKIM dan SPF menjadi Enable


DKIM (DomainKeys Identified Mail) merupakan sarana verifikasi email yang masuk. Hal ini memastikan bahwa email masuk tidak dimodifikasi dari pengirim. Fitur ini bekerja untuk mencegah pesan spam yang masuk

sedangkan SPF (Sender Policy Framework) memungkinkan Anda untuk menentukan server dan alamat IP yang berwenang untuk mengirim email dari domain anda. Fitur ini bekerja untuk mencegah email spam keluar.

Tunggu Proses resolve nya
dan coba cek kirim email kembali.

Sekian
Sumber Pengalaman pribadi dan Browsing