Tampilkan postingan dengan label Github. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Github. Tampilkan semua postingan

Halo semuanya, 
Dikarenakan saya juga masih belajar soal github, saya ingin membagikan catatan belajar saya, semoga bisa berguna bagi kamu yang sedang belajar github.

Ok langsung aja,
Jadi pertama kita kita bahan soal Clone dan Pull

Clone berarti menduplikasi atau mencopy data dari repository yang ada di github. biasanya para developer akan melakukan clone untuk mengambil pertama kali data project yang sedang dikerjakan. lalu kemudian developer bisa menambahkan atau mengurangi data pada sebuat project/

Cara melakukan Clone pada Repository Github sangat mudah, masuk ke github lalu cari repository yang ingin di clonning, kamu juga bisa pilih brach nya terlebih dahulu kemudian selanjutnya download. kita bisa download secara manual dalam bentuk file .zip atau kita bisa langsung clonning melalui terminal atau command promt.

ketik langsung di Terminal
git clone https://github.com/user/namarepository

Semua file dalam branch yang kita pilih akan di download ke laptop. 


Saat proses download berhasil, maka proses clone juga berhasil. Clone secara sederhananya ya mendownload.

lalu selanjutnya Pull,

Pull adalah menarik data commit terakhir pada repository github. jadi yang ditarik itu adalah data perubahan terbaru dan biasanya akan menimpah data lokal yang ada pada laptop.

Misalnya 
Si A Bikin Repository lalu dia mengirim data web ke repository yang baru diabuat. setelah itu Si B melakukan Clone, lalu Si B mengubah dan menambahkan kode-kode baru, setelah itu si B mengirimkan update nya ke Repository (Push), lalu Si A menyetujui (approve) dan menggabungkannya (merge) dengan data yang ada di repository. Setelah itu agar data lokal Si A juga dapet perubahan terbaru, maka Si A harus menarik data dari repository yang baru di update dengan cara Pull.

begitu seterusnya,.

Lalu dalam 1 kasus kita ingin menimpah data lokal dengan data terbaru yang ada di Repository maka kita bisa menggunakan cara : 

git fetch --all
Git Fetch adalah mengambil data terbaru tapi tidak menimpah data yang lama (merge)
lalu setelah itu jalankan 
git reset --hard origin/master
Git Reset akan menimpah data lama dengan data yang baru di ambil.
atau bisa juga data yang lama (brach lamanya misalkan master) di backup dulu dengan cara 
git branch backup-master
Refrensinya : https://stackoverflow.com/questions/1125968/
Sekian dulu
Semoga bermanfaat, mohon koreksi jika ada yang salah yah



Jadi kasusnya ini saya sedang mengerjakan salah satu pembuatan website yang mana pengerjaannya secara bertahap, saya juga mengerjakannya di dua laptop, yang pertama laptop kantor dan yang kedua di laptop saya pribadi.

Sering kali kerjaan nya harus saya kerjakan dirumah (setelah pulang kerja) akan sangat repot jika saya harus mencopy semua data script website lalu setelah saya selesai saya copy kembali ke laptop di kantor, sangat merepotkan bukan! bisa saja saya lupa bagian mana yang sedang dikerjakan, akhirnya saya jadi bingung sendiri. projek bisa error dan berantakan.

Nah untuk itu saya menggunakan Github.

Github adalah Layanan Host (tempat penyimpanan) bagi pengembang aplikasi perangkat lunak sehingga para pengembangnya bisa mengupload, meninjau, mengelola dan bekerja bersama dalam mengembangkan sebuah aplikasi atau perangkat lunak. atau bisa disebut juga sebagai website manajemen projek dengan sistem versioning.

Jadi disini kita bisa mengupload projek website yang sedang kita kerjakan ke repository github yang kita buat. Setiap perubahan yang ada di script atau file projek akan tercatat detail di github. sehingga ketikan kita mengerjakan projek dirumah dengan laptop pribadi, kita tetap bisa melanjutkan apa yang kita kerjakan di laptop kantor.

Untuk menggunakan github, kita harus terlebih dahulu membuat akun.

Caranya yaitu langsung daftar saja di https://github.com
Setelah itu membuat repository pertama kita.

Lalu kita diharuskan menginstall Software Git,
Kalian bisa mendownloadnya disini https://git-scm.com/downloads

Setelah kita bisa mulai menjalankan perintah Git menggunakan Terminal (Linux) atau Command Promt/Cmd (Windows), github memiliki command atau perintah yang kita ketikan pada terminal/cmd.

Github sangat membantu, apa lagi kita bisa juga meng-clone projek yang sedang atau telah digunakan oleh programmer lainnya, yang mungkin saja nantinya kita bisa ikut terlibat dalam mengembangkan suatu projek dengan programmer atau pengembang perangkat lunak lainnya.

Sebagai informasi tambahan, Sekarang ini Github menjadi salah satu penilaian plus jika kalian ingin melamar pekerjaan dibeberapa perusahaan yang membutuhkan programmer. jadi portofolionya programmer.


Semoga tulisan ini bermanfaat,
jangan lupa tinggalkan salam atau komentar langsung dikolom dibawah ya.




Hai Semua,
Tulisan ini membahas tentang melakukan backup harian secara manual di Server Cpanel.
Kita tahu bahwa Server Cpanel melakukan Backup dengan 3 Periode :

Daily=harian
Weekly=Mingguan
Monthly=Bulanan

Sehingga ada 3 backup yang tersedia dan dapat kita download langsung dari cpanel.
Dalam Kasus ini, Kita menginginkan agar setiap hari melakukan backup, sehingga perharinya ada backup dan secara automatis berpindah ke folder harian, mingguan atau bulanan.

Backup data dilakukan menggunakan Rsync
Sedangkan backup Database menggunakan Mysqldump

Script Bash
https://github.com/uiaciel/kode-kode/blob/master/backup-manual.sh
Nama File backup-manual.sh

Step 1 Proses Backup
Proses backup menjalankan rsync dan mysqldump, silahkan sesuaikan User Cpanel dan Database User, Database Password dan Database Name.

Backup Tersimpan di Folder dengan nama Folder dan File menggunakan Tanggal
/home/backup/incoming

Setelah tersimpan di Folder sementara (incoming), lanjut ke Step 2

Step 2 Pengecekan
Proses selanjutnya adalah pengecekan, Pada step ini akan dicek Nama Folder sesuai dengan Tanggal
Jika bulanan, maka akan dipindahkan ke Folder bulanan, Jika mingguan atau harian juga sama.

Step 3 Pemindahan dan Penghapusan data lama
Proses terakhir adalah memindahkan File / Folder backup ke Folder masing-masing.
Lalu ada Proses penghapusan Folder-folder yang sudah lama.

Note : Sebaiknya jalankan Script melalui Crontab Server untuk lebih mudah.

Silahkan dicoba script backup ini.
Karena proses backup nya banyak, maka membutuhkan space yang lebih besar.
Silahkan berikan masukan atau tanggapan tentang proses ini, kalian juga dapat berkontribusi melalui github repository untuk perbaikan script ini.